Banjir Bandang Wasior Disebabkan Luapan Empat DAS

Banjir Bandang Wasior Disebabkan Luapan Empat DAS

Tribunnews.com – Selasa, 12 Oktober 2010 08:46 WIB

Share
// +

 

ap foto

 

Related News

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alie Usman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan, banjir bandang di Wasior, Papua Barat, disebabkan meluapnya empat daerah aliran sungai (DAS). Keempat DAS tersebut yakni Miei, Manggrai, Iriati, dan Wanayo.

“Air dari DAS-DAS itu yang membuat kota itu banjir,” ujar Menhut ketika ditemui di Kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Senayan, Jakarta, kemarin..

Meluapnya sungai-sungai tersebut dikatakannya lantaran curah hujan tinggi yang menyebabkan empat DAS di sana tidak dapat menampung derasnya air hujan. “DAS di Wasior itu curam. Sehingga ketika hujan terus-menerus turun, DAS meluap dan banjir bandang terjadi,” ujarnya.

Mantan Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, Wasior seharusnya merupakan zona penyangga yang disebut dengan Hutan Produksi Terbatas. Di zona itu pula, sebetulnya tidak diperbolehkan secara sembarangan mengalihkan fungsi. Menurutnya, Wasior tidak tepat untuk dijadikan pemukiman padat dan dijadikan kota.

“Lokasi Wasior berada di bagian bawah cagar alam Wondiboi. Cagar alam itu konturnya curam dan berupa pegunungan. Daerahnya curam dan perubahan cuacanya juga cepat,” ujarnya.

Berdasarkan keadaan wilayah itulah, Zulkifli menyarankan agar pemukiman penduduk di Wasior segera direlokasi.(*)

 

Penulis : alie_usman

Editor : Juang_Naibaho

Share

 

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s